Dia hanya dia di duniaku, dia hanya dia dimataku. Dunia telah terasa hilang tanpa ada dia dihidupku. Sungguh sebuah tanya yang terindah bagaimana dia merenggu sang waktu. Tak perlu ku mimpi yang indah karna ada dia dihidupku. Senyum dari bibirnya yang tipis itu mampu membuatku terpesona dalam sekejap. Tatapan matanya penuh kehangatan, walau ini baru pertama kalinya aku bertemu dengannya namun entah mengapa aku bisa merasakan kehangatan itu. Apa yang dinamakan perasaan jatuh cinta? Entahlah aku tak dapat mendeskripsikan perasaanku sendiri, aku masih sibuk dalam pikiranku yang mengartikan perasaanku ini. Bagaimana bisa secepat ini aku jatuh cinta pada dia.
Dia masih sibuk dengan kameranya sendiri, sedangkan aku masih sibuk menatapnya. Oh Tuhan aku beruntung sekali dapat dipertemukan oleh ciptaanMu yang satu ini. Namun beberapa saat kemudian dia menoleh kearah diriku, aku seolah menjadi salah tingkah dihadapannya. Aku berpura-pura mencari kesibukkan dan aku sempat melirik dirinya yang sedang tersenyum menunduk malu. Namun tak lama kemudian da beranjak pergi meninggalkan tempat duduknya, entah pergi kemana. Namun setelah berada diambang pintu ia menoleh kearah diriku dan tersenyum dan dia berhasil membuat diriku melayang. Tapi ketika aku melihat ke tempat duduk yang dia duduk tadi, aku melihat ada sebuah barang yang tertinggal dan aku membalik sebuah barang itu dan melihat sebuah nama pemiliknya yang bernama Ardi. Aku berkata dalam hati oh laki-laki itu bernama Ardi, laki-laki yang memiliki senyum yang sangat terpesona. Aku tanpa berpikir panjang, aku segera berlari mengikuti dia. Aku melihat kekanan dan kekiri namun tak ku temukan sosok itu. Sampai aku melihat sosok laki-laki dari belakang yang memakai jaket berwarna merah. Da aku merasa gugup untuk menghampiri dia. Tanpa sadar tangan kananku menepuk pundaknya dan dia menatapku dengan tatapan lembut. Oh Tuhan mengapa rasanya diriku gugup sekali. Dan tanganku menyerahlan barang itu sambil tersenyum, dia membalas senyumku dan berkata terima kasih banyak. Dan aku hanya dapat membalasnya dengan tersenyum, aku merasa tak bisa mengucap satu katapun, dan mulai melangkah pergi menjauh darinya. Sungguh kejadian hari ini sangat membuatku senang. Semoga suatu saat nanti kau dan aku dapat berjumpa kembali. Dan semoga kau membaca entriku yang ini. Aku akan selalu menunggumu……Ardi :)